This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wys tans plasings met die etiket Humor Dewasa. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket Humor Dewasa. Wys alle plasings

Kata Parto enakan ibu ...


Kata Parto enakan ibu ...



Nama nama para pelaku adalah rekaan semata.
Disuatu sudut di kota Jakarta tinggal sebuah keluarga yang kelihatannya cukup bahagia.
Rumah bagus dengan halaman luas, punya mobil mewah, Seorang Istri yang cantik dan bekerja pada sebuah Perusahaan bonafid, dua orang anak yang sedang lucu lucunya, seorang Pembantu bernama Inem dan seorang Supir pribadi bernama Parto.
Mungkin dikarenakan pekerjaan si Istri yang sangat sibuk (maklum Executive Secretary) sehingga sering pulang malam dan dalam keadaan sangat lelah. Setelah sampai dirumah paling si Istri hanya sempat melihat kedua anaknya yang sudah tidur dikamar lalu mandi dan pamit pada suaminya yang sedang nonton Teve untuk tidur.
Sehingga walaupun si suami sudah tidak kuliah lagi (sudah bekerja) tapi akhirnya dia mendapat gelar S3 (Sebulan Sekali Setor). untuk satu atau dua bulan memang dia masih bisa bertahan tapi lama kelamaan dia jadi uring uringan juga. Akhirnya dia putuskan untuk cari sasaran lain.
Setelah pikir punya pikir akhirnya pilihan jatuh pada Inem (sang Pembantu) selain biaya murah juga untuk meminimkan resiko AIDS.
Setelah berjalan sekian lama suatu saat si pembantu (P) tanya pada sang Majikan (M).
P : Pak, saya enak mana sama Ibu...?
M : Yachhh... Jelas enak kamu dong Nem..!
P : Ach... Masa sih Pak, bukannya enak Ibu..?
M : Kan Saya udah sering bilang jauh lebih enak kamu...!
dengan lugunya Inem berkata "Tapi Kata Parto kok Lebih enakan Ibu..."

Nggak jadi mengetik


Nggak jadi mengetik



Andi, begitu kita sebut nama mantan perjaka yang akan ditokohkan, adalah seorang koresponden majalah mingguan yang ternama (Times barangkali). Dia telah menikahi Betti, bekas pacarnya yang memang manis dan menawan. Betti adalah seorang ahli tataboga, dan memang telah beberapa kali menjuarai lomba masak.
Sebagai pasangan suami istri yang tidak terlalu baru -- mereka telah menikah 3 tahun-- mereka belum mempunyai anak karena memang sedang berjuang mengembangkan karir masing-masing. Begitu pula dalam soal rumah tempat tinggal, mereka masih tinggal serumah dengan orang tua Betti yang kebetulan sudah pensiun serta menghuni rumah besar, sehingga masih tersedia sebuah kamar bagus untuk Andi dan Betti.
Maklumlah kalau tinggal bersama orang tua dan saudara-saudara lain, tentu
tidak sebebas atau semerdeka kalau di rumah sendiri, khususnya kalau
berkenaan dengan hubungan yang intim. Oleh karena itu, Andi dan Betti
menciptakan kata sandi "Mengetik Berita" yang ari sebenarnya bagi mereka
berdua adalah ajakan melakukan hubungan intim.
Suatu siang hari Andi pulang dari melaksanakan tugas reportasenya, dan menjumpai istrinya sedang sibuk di dapur bersama mertua, pembantu dan beberapa teman bisnis cateringnya.
Setelah menunggu beberapa saat di ruang keluarga dan ternyata Betti masih sibuk saja di dapur, maka berserulah Andi dengan nada datar kepada istrinya:
"Bet... tolong siapin komputernya, aku mau 'mengetik berita' nihhh".
"Sebentar lagi dong Mas" jawab Betti sambil tetap bercanda di dapur dengan rekan-rekannya.
Selang beberapa saat, Andi berseru lagi: "Ayolah Bet, aku mau mengetik
berita, nanti ketinggalan dead line. Cepetan dong".
"Siapin sendiri deh, masa nggak bisa. Lagi tanggung nih" jawab Betti agak dongkol juga karena diteriakin terus didepan teman-temannya; "Kalau tidak bisa menyiapkan komputer sendiri, ya tulis dulu draft-nya" tamba Betti.
Setelah, acara masak-memasak selesai, dan teman-teman sudah pada pulang, baru Betti teringat bahwa maksud Andi dengan "Mengetik berita" adalah ... woow, inilah saat yang ditunggu-tunggu.
Maka dihampirinya, suaminya dengan senyum manis menggoda: "Ayo lah, mas, jadi enggak mengetik berita?....."
"Oh, terlambat sudah; terlanjur saya tulis dengan tangan barusan", jawab Andi sambil tidak beranjak dari tempat duduknya.

Kisah Suami Istri Cekatan


Kisah Suami Istri Cekatan



Akhir tahun yang lalu, si jaka tua Ramli telah mempersunting seorang isteri. Semua tetangganya yang berada di sekitarnya mengetahui bahwa Nyonya Ramli sangat rajin dan cekatan, terutama dalam bidang jahit-menjahit dan sulam-menyulam, namanya terkenal sampai ke mana-mana.

Pada suatu hari, seorang tetangga saat sedang lewat di depan jendela rumahnya mendengar dialog di antara mereka berdua:

Ramli: "Aduh, terlalu kecil nih, nggak bisa kujejalkan."

Nyonya Ramli: "Cobalah sekali lagi, aku toh sangat payah juga."

Tak berapa lama Ramli berkata lebih lanjut: "Ah, nggak bisa masuk, kalau dipaksa nanti sakit lho."

Nyonya Ramli: "Sabar! Jangan keburu nasfu. Pasti bisa! Aku bantu mengoleskan minyak di sekitarnya. Ayo, usahakan." Kemudian terdengar suara napas sedang terengah-engah: "Oh, Oh..."

Tetangga yang sedang nguping di luar jendela mendengar seluruh percakapan itu dengan hati yang berdebar-debar, sampai jidatnya pun mengucurkan peluh dingin, tiba-tiba terlintas di kepalanya pikiran: bahwa pengantin baru ini nyalinya sungguh besar, masa di siang hari bolong masih melakukan hal begituan. Maka ia menjulurkan kepalanya ke jendela untuk mengintai, segera tertangkap basah oleh kedua suami isteri itu.

Melihat tetangganya sembunyi-sembunyi berlaku seperti seorang maling, Rusli suami isteri dengan serentak berkata dengan suara yang lantang: "Hai, apa yang sedang kamu lihat? Nggak pernah melihat orang sedang jajal sepatu ya?"

Ronald diantara gay


Ronald diantara gay



Seorang profesional muda sebut saja namanya Ronald, setelah setahun menabung, dia mengambil cuti dan berencana ikut salah satu paket tour. Dari iklan di koran, akhirnya dia menemukan paket tour yang sesuai dengan dana dan waktu yang tersedia, dari travel agent Singapore. Ternyata Ronald kurang teliti, paket yang dia ikuti ternyata paket untuk orang-orang gay alias homo.
Konon ceritanya, para gay atau homo kalau kentut tidak bunyi lagi, paling bunyinya "hhaahh" saja sebab anusnya sudah longgar.
Pada hari kedua di Paris, di dalam bis tour Ronald ingin buang angin alias kentut, dia coba tahan, lama-lama tidak tahan lagi, dia coba lepas pelan-pelan, apa mau dikata ternyata tetap berbunyi cukup keras "puuuuutttt". Ronald jadi was-was takut kena maki.
Tetapi apa yang terjadi, peserta tour lain serempak menyeletuk seperti orang koor, "Mmhhhhhhh ...... still virgin ......!"

Kata Parto enakan ibu


Kata Parto enakan ibu



Nama nama para pelaku adalah rekaan semata.
Disuatu sudut di kota Jakarta tinggal sebuah keluarga yang kelihatannya cukup bahagia.
Rumah bagus dengan halaman luas, punya mobil mewah, Seorang Istri yang cantik dan bekerja pada sebuah Perusahaan bonafid, dua orang anak yang sedang lucu lucunya, seorang Pembantu bernama Inem dan seorang Supir pribadi bernama Parto.
Mungkin dikarenakan pekerjaan si Istri yang sangat sibuk (maklum Executive Secretary) sehingga sering pulang malam dan dalam keadaan sangat lelah. Setelah sampai dirumah paling si Istri hanya sempat melihat kedua anaknya yang sudah tidur dikamar lalu mandi dan pamit pada suaminya yang sedang nonton Teve untuk tidur.
Sehingga walaupun si suami sudah tidak kuliah lagi (sudah bekerja) tapi akhirnya dia mendapat gelar S3 (Sebulan Sekali Setor). untuk satu atau dua bulan memang dia masih bisa bertahan tapi lama kelamaan dia jadi uring uringan juga. Akhirnya dia putuskan untuk cari sasaran lain.
Setelah pikir punya pikir akhirnya pilihan jatuh pada Inem (sang Pembantu) selain biaya murah juga untuk meminimkan resiko AIDS.
Setelah berjalan sekian lama suatu saat si pembantu (P) tanya pada sang Majikan (M).
P : Pak, saya enak mana sama Ibu...?
M : Yachhh... Jelas enak kamu dong Nem..!
P : Ach... Masa sih Pak, bukannya enak Ibu..?
M : Kan Saya udah sering bilang jauh lebih enak kamu...!
dengan lugunya Inem berkata "Tapi Kata Parto kok Lebih enakan Ibu..."

Jurus jitu memancing

Jurus jitu memancing



Adalah seorang Arab sebut saja namanya Wan Abud yang konon bertempat tinggal didaerah perkampungan nelayan yang sangat kesohor dalam hal memancing ikan, Wan Abud selalu sukses dalam hal perolehan ikan hasil pancingannya, setiap pergi memancing selalu saja hasil bawaannya bisa membikin para tetangganya sedikit iri dan ada rasa ingin tahu, bagaimana sih resepnya mencapai kesuksesan tersebut.
Suatu saat ada juga seorang tetangga bernama Wak Doel yang memberanikan
diri untuk menanyakan resep apa yang dipakai Wan Abud.
Suatu hari terjadilah dialog antara Wan Abud dan Wak Doel sbb:
Wak Doel (T): Wan Abud bagaimanakah Ente punya strategi dalam hal memancing ikan, supaya hasilnya melimpah ruah?
Wan Abud (J): Ane setiap malam sebelum pergi memancing harus perhatikan posisi tidur isteri.
T : Maksudnya?
J : Bila isteri tidurnya miring kekiri, lemparan umpannya cukup dekat dekat saja jangan terlalu ketengah.
T : Kalau isteri tidurnya miring kekanan?
J : Ya lemparan umpannya harus jauh ketengah laut/kolam, se maximal mungkin.
T : Kalau isteri tidurnya telentang lalu bagaimana Wan?
J : Kalau isteri tidurnya telentang itu artinya: Ane kagak jadi mancing dilaut/kolam.

Nggak jadi mengetik


Nggak jadi mengetik



Andi, begitu kita sebut nama mantan perjaka yang akan ditokohkan, adalah seorang koresponden majalah mingguan yang ternama (Times barangkali). Dia telah menikahi Betti, bekas pacarnya yang memang manis dan menawan. Betti adalah seorang ahli tataboga, dan memang telah beberapa kali menjuarai lomba masak.
Sebagai pasangan suami istri yang tidak terlalu baru -- mereka telah menikah 3 tahun-- mereka belum mempunyai anak karena memang sedang berjuang mengembangkan karir masing-masing. Begitu pula dalam soal rumah tempat tinggal, mereka masih tinggal serumah dengan orang tua Betti yang kebetulan sudah pensiun serta menghuni rumah besar, sehingga masih tersedia sebuah kamar bagus untuk Andi dan Betti.
Maklumlah kalau tinggal bersama orang tua dan saudara-saudara lain, tentu
tidak sebebas atau semerdeka kalau di rumah sendiri, khususnya kalau
berkenaan dengan hubungan yang intim. Oleh karena itu, Andi dan Betti
menciptakan kata sandi "Mengetik Berita" yang ari sebenarnya bagi mereka
berdua adalah ajakan melakukan hubungan intim.
Suatu siang hari Andi pulang dari melaksanakan tugas reportasenya, dan menjumpai istrinya sedang sibuk di dapur bersama mertua, pembantu dan beberapa teman bisnis cateringnya.
Setelah menunggu beberapa saat di ruang keluarga dan ternyata Betti masih sibuk saja di dapur, maka berserulah Andi dengan nada datar kepada istrinya:
"Bet... tolong siapin komputernya, aku mau 'mengetik berita' nihhh".
"Sebentar lagi dong Mas" jawab Betti sambil tetap bercanda di dapur dengan rekan-rekannya.
Selang beberapa saat, Andi berseru lagi: "Ayolah Bet, aku mau mengetik
berita, nanti ketinggalan dead line. Cepetan dong".
"Siapin sendiri deh, masa nggak bisa. Lagi tanggung nih" jawab Betti agak dongkol juga karena diteriakin terus didepan teman-temannya; "Kalau tidak bisa menyiapkan komputer sendiri, ya tulis dulu draft-nya" tamba Betti.
Setelah, acara masak-memasak selesai, dan teman-teman sudah pada pulang, baru Betti teringat bahwa maksud Andi dengan "Mengetik berita" adalah ... woow, inilah saat yang ditunggu-tunggu.
Maka dihampirinya, suaminya dengan senyum manis menggoda: "Ayo lah, mas, jadi enggak mengetik berita?....."
"Oh, terlambat sudah; terlanjur saya tulis dengan tangan barusan", jawab Andi sambil tidak beranjak dari tempat duduknya.

Salah Celup


Salah celup



Bardhono (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pemuda yang dalam waktu dekat akan menghabiskan masa lajang-nya dengan mengawini gadis sedesanya didaerah Kretek, mBantul .....
Sebagai pemuda yang masih kencur dalam hal "The Art of Sex" dan "How to
Satisfy Your Wild Desire", maka ia ingin dapat ilmu dari orang-2 yang dianggap layak ngandani paring pitutur .........
Bak Joko Tingkir, pergilah dia ke Imogiri, naik getek menyusuri kali Opakkerumah Pak-De-nya ... Lurah Imogori.
Yo ngerti dewe, kalau Lurah mesti pengalaman dan memiliki jam terbang yang jauh lebih tinggi ....
Setelah acara basa-basi Jowo selesai, maka beginilah kira-2 advis Pak-De-nya.
"Wis to le ... mumpung waktunya masih 2 bulan lagi, ada baiknya "barang"mu kamu gedein dulu ... Carane di celup nganggo teh "Wayu" ...
(teh wayu adalah teh yang sudah sedikitnya semalam berada dalam teko/poci dan berkasiat untuk membesarkan "apa saja" yang direndam disitu).
Nggih sendiko Pak-De ..., jawab pemuda Bardhono.
Bener .... selama 2 bulan menjelang perkawinan, pemuda Bardhono rajin nyelup teh "Wayu" ...
Mbasan tibo titi wancine .... pas malam pertama .....Ndeso Kretek geger ... Mantene wedog bengok-2 karo nangis .... padahal wis jam 2.00 bengi ...
Pak De nya yang ikut nginep disitu, ikut kaget karo mesem-2 ...wah anjuranku pasti siiip iki ...
Critane manten wedok komplain ... barange mas Bardhono keciliken jarene ...sak bithing tok ... karo mbrebes mili ...
Pak De kaget luaaaar biasa ... lho kok bisa kebalikannya ...
Bertanggung jawab ... advisnya kok bisa dadi cikal bakal keributan ...
Usut punya usut ... kesalahan bukan pada advis Pak De, tapi pemuda Bardhono sing keliru nyelup pakai ... Slimming Tea nya, Mustika Ratu.

Siapa yang Paling Menikmati Hubungan Seksual


Siapa yang Paling Menikmati Hubungan Seksual



Seorang pria dan seorang wanita sedang minum-minum ketika mereka masuk ke sebuah argumen tentang siapa yang menikmati seks lebih banyak.

Pria itu berkata, "Pria jelas menikmati seks lebih dari wanita. Tidakkah Anda berpikir pria begitu terobsesi untuk dapat tidur bersama wanita?"

"Itu tidak membuktikan apa-apa," balas wanita itu. "Pikirkan tentang hal ini: ketika telinga Anda gatal dan Anda meletakkan jari Anda di dalamnya dan menggoyangkannya, kemudian menariknya keluar, mana yang merasa nikmat? Telinga atau jari Anda?"

Cara Menambah Gairah Hubungan Suami Istri


Cara Menambah Gairah Hubungan Suami Istri


Pernikahan seorang pria terasa sedikit membosankan, sehingga ia meminta seorang teman memberikan ide tentang bagaimana untuk menambahkan kegembiraan kembali ke pernikahannya.

"Nah," temannya berkata, "Anda dapat berselingkuh."

"Saya tidak bisa melakukan itu! Saya akan selalu setia padanya." sahut si pria bermasalah itu.

"Jika Anda meyakinkan dia untuk membiarkan Anda melakukannya, itu namanya bukan selingkuh."

Pria itu setuju untuk mencobanya. Pada suatu kali istrinya tampaknya berada dalam suasana hati yang sangat baik, ia berbagi ide dengan dia bahwa pasangan baru akan menambah gairah.

"Sayang," istrinya berkata, "itu tidak akan membantu pernikahan kita. Percayalah, aku sudah mencobanya."