This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Wys tans plasings met die etiket Humor Binatang. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket Humor Binatang. Wys alle plasings

Anak Nyamuk Belajar Terbang


Anak Nyamuk Belajar Terbang



Nyamuk : "Gimana nak rasanya belajar terbang?"
Anak Nyamuk : "Enak mak... keren...!!!"
Nyamuk : "Kok bisa gitu??"
Anak Nyamuk : "Abis tiap terbang orang-orang pada tepuk tangan, Mak..."

Judul Tesis Tentang Keunggulan Hewan


Judul Tesis Tentang Keunggulan Hewan



Suatu hari yang cerah seekor kelinci keluar dari lubangnya di tanah untuk menikmati cuaca cerah. Hari itu begitu baik sehingga ia menjadi ceroboh dan rubah menyelinap di belakangnya dan menangkapnya.

"Saya akan makan engkau untuk makan siang!", Kata rubah.

"Tunggu!", Jawab kelinci, "Anda setidaknya harus menunggu beberapa hari."

"Oh ya Mengapa? Saya menunggu?"
"Yah, saya hanya menyelesaikan tesis saya tentang 'Keunggulan Kelinci dibandingkan rubah dan serigala'"
"Apa engkau sudah gila? Aku harus makan engkau sekarang karena semua orang tahu bahwa rubah akan selalu menang atas kelinci!"
"Tidak benar, tidak sesuai dengan penelitian saya. Jika Anda mau, Anda dapat masuk ke dalam lubang saya dan membacanya sendiri Jika Anda tidak yakin, Anda dapat pergi ke depan dan memiliki saya untuk makan siang..."

"Kau benar-benar gila!" Tapi karena rubah penasaran dan tak ada ruginya, ia pergi dengan kelinci. Rubah tidak pernah keluar. Beberapa hari kemudian kelinci itu kembali mengambil istirahat dari menulis dan tentu saja, serigala keluar dari semak-semak dan siap untuk menangkap kelinci itu.

"Tunggu!" teriak kelinci, "Anda tidak bisa makan saya sekarang."
"Dan apakah itu mungkin, makanan berbuluku?"
"Saya hampir selesai menulis tesis saya tentang 'Keunggulan Kelinci dibandingkan rubah dan serigala'"

Serigala tertawa begitu keras sehingga hampir kehilangan cengkeramannya pada kelinci. "Mungkin aku tidak harus makan engkau. Engkau benar-benar sakit... di kepala. Engkau mungkin memiliki sesuatu yang menular."

"Datanglah dan baca sendiri. Anda dapat makan saya setelah itu jika Anda tidak setuju dengan kesimpulan saya..."

Jadi serigala turun ke dalam lubang kelinci... dan tidak pernah keluar. Kelinci segera menyelesaikan tesisnya dan keluar merayakannya di ladang selada. Kelinci lain datang dan bertanya, "Ada apa? Engkau tampak sangat bahagia."

"Yup, saya baru saja menyelesaikan tesis saya."
"Selamat! Tesis tentang apa?"
"'Keunggulan kelinci dibanding rubah dan serigala'"
"Apakah engkau yakin? Itu tidak terdengar sesuatu yang benar?"
"Oh ya, datang dan bacalah sendiri."

Jadi bersama-sama mereka turun ke dalam lubang kelinci. Ketika mereka masuk, teman itu melihat tempat tinggal mahasiswa pascasarjana yang khas, meskipun yang agak berantakan karena baru saja menulis tesis. Komputer dengan karya kontroversial adalah di salah satu sudut. Di sebelah kanan ada tumpukan tulang rubah, ke tumpukan kiri tulang serigala. Dan di tengah ada singa besar yang kenyang.

Moral dari cerita: Judul tesis Anda tidaklah penting. Siapa yang mengerjakan tesis tidak begitu enting. Penelitian tidak menjadi masalah. Hal yang paling penting adalah siapa yang menjadi pembimbing Anda.

Makan Lupa Bawa Uang


Makan Lupa Bawa Uang



Tiga ekor kura-kura datang ke sebuah rumah makan, mereka memesan 3 porsi kue tar. Saat semua pesanannya telah tersaji di atas meja, mereka baru menyadari bahwa dirinya tak membawa uang.

Kura-kura besar berkata: " Di antara kita bertiga aku adalah yang paling besar, maka itu sudah tentu aku tak perlu pulang mengambil uang."

Kura-kura sedang berkata: "Mengutus kura-kura kecil pulang mengambil uang paling cocok."

Kura-kura kecil berkata: "Aku boleh pulang mengambil uang, tetapi sesudah aku pergi nanti, tak peduli siapa, kalian tak boleh mengusik kue tarku ini."

Baik kura-kura besar maupun kura-kura sedang semua menyanggupinya, dengan demikian kura-kura kecil itu pun berangkatlah. Karena perutnya lagi keroncongan, kura-kura besar dan kura-kura sedang segera melahap habis kue tarnya masing-masing. Tetapi tunggu punya tunggu, kura-kura kecil tak juga kelihatan bayangannya.

Pada hari yang ketiga, karena laparnya bukan main, kura-kura besar dan kura-kura sedang berkata hampir dalam waktu yang bersamaan: "Bagaimana bila kita habisin kue tar milik kura-kura kecil ini sekaligus?"

"Oke", jawab si kura-kura sedang.

Justru pada saat mereka hendak mengangkat garpu masing-masing, dari kamar sebelah tiba-tiba terdengar suara kura-kura kecil: "Bila kalian berani mengusik kue tar milikku, aku takkan pulang mengambil uang!"

Tikus Menawari Makanan Curian


Tikus Menawari Makanan Curian



Di sebuah rumah petani, seekor tikus keluar dari lubangnya untuk mencari makanan. Dia dengan sigap menemukan sebuah kantong makanan, karena laparnya bukan main, tikus itu tanpa melihatnya lebih lanjut dan tanpa basa-basi segera menerkam makanan tersebut dengan lahapnya.

Pada saat itu seekor anjing datang masuk ke rumah petani itu. Si tikus dengan muka yang ramah dan dengan suara yang rendah berkata kepada sang anjing: "Bang, makanan ini rasanya lezat sekali, mari kita sama-sama berbagi dan menikmatinya."

Anjing itu dengan mata melotot memandang si tikus sejenak, kemudian dengan sekali sergap ia berhasil menjinakkan dan mencekik si tikus di lantai, sambil memaki-maki: "Kamu rupanya sudah bosan hidup ni."

Si tikus coba meronta-ronta sambil mengeluh: "Bang, mencuri sedikit makanan kan bukan masalah besar, Abang mengambil sikap semacam ini jelas sekali sedang mencar-cari urusan."

Mendengar perkataan ini anjing itu dengan senyum kecut berkata: "O, begitu? Coba kamu periksa sekali lagi dengan teliti, yang sedang kamu makan itu apa?"

Sejenak kemudian kedua mata si tikus tiba-tiba terbelalak, dua kata "Pakan Anjing" terpampang jelas di kantong makanan, maka itu ia pun kontan merasa kecewa dan putus asa.

Alasan Nyamuk Menggigit Gajah


Alasan Nyamuk Menggigit Gajah



Seekor gajah jatuh sakit, mendengar berita ini nyamuk segera terbang kemari, menghinggap di tubuhnya dan menciumnya dengan sekali kecupan. Pada waktu akan meninggalkan tempat itu, dia dipanggil oleh sang gajah dan dicecar pertanyaan: "Jujur saja, engkau lagi berbuat apa nih. Apakah engkau sedang memeriksa penyakitku?"

Nyamuk itu berkata: "Ya, nggak salah. Hari ini aku mengambil darahmu dulu untuk keperluan pemeriksaan laboratorium, besok kamu boleh datang mencari diriku untuk mengetahui hasil pemeriksaan."

Begitu habis bicara, nyamuk itu segera terbang pergi sambil menyenandungkan sebuah lagu pendek.

Jika Kucing Kawin dengan Anjing


Jika Kucing Kawin dengan Anjing



Kucing telah kawin dengan anjing, tetapi tak lama kemudian mereka ribut-ribut hendak bercerai.

Hakim menanyakan sebab-musababnya, anjing berkata: "Sesudah kawin, setiap malam dia selalu ngelayap ke luar dan jarang-jarang pulang ke rumah. Ini menunjukkan bahwa kelakuannya kurang serius."

Kucing berteriak-teriak dirinya kena fitnah dan dirugikan secara mentah-mentah: "Padahal aku hanya pergi mengejar tikus," katanya.

Anjing segera berkata: "Coba Anda dengarkan sendiri, apa katanya tu..."